PENDIDIKAN INDONESIA AMBURADUL.
Pertama apa gunanya pelajaran agama hanya teori dan
penerapannya sekitar 50% digunakan. Pelajaran TIK penting karena sudah zaman
maju dan menggunakan sistem online dan berbagai macam teknologi.
Sejarah penting hanya dasarnya saja. Mengapa kita harus
melihat masa lalu, tetapi tidak mengira masa depan kita.
Bahasa Jepang penting hanya untuk jika kita pergi ke Jepang
dan berbicara dengan orang-orang Jepang. Bahasa Indonesia berguna 50%
dalam dasar dan penerapan. Matematika minat. Mengapa kita harus menghitung garis
melengkung dan persamaan-persamaan yang sepertinya tidak akan digunakan
di kehidupan. PJOK di gunakan untuk penerapan.
Prakarya berguna sebagai alternatif saja. Sedangkan Bahasa Daerah
berguna dalam daerahnya sendiri-sendiri, Zaman sekarang, orang biasanya
melupakan khas daerahnya sendiri.
Pelajaran fisika, mengapa kita harus menghitung kecepatan
motor apabila sudah ada ada di speedometer di motor. Mengapa kita juga harus
menghitung buah jatuh dari pohon, sepertinya orang kurang kerjaan aja. Menghitung
air tumpah, ngitung tekanan ikan dan hal-hal yang yang sepele lainnya.
Matematika wajib menghitung persamaan pertidaksamaan dan
nilai mutlak. Apa gunanya dalam kehidupan ekonomi pelajaran yang mengajarkan
kita tentang manajemen rumah tangga adalah pelajaran yang cukup penting. Kimia Mengapa kita harus memperhatikan
atom-atom kecil yang Bahkan kita tidak bisa lihat apa gunanya dalam kehidupan.
Seni budaya pelajaran untuk mengembangkan kreativitas siswa
dan berguna dalam penerapannya saja.
Biologi Mengapa kita
harus mempelajari secara detail tentang setiap hewan tumbuhan dan manusia. Biologi
sedikit berguna dalam teori teorinya.
Bahasa Inggris banyak berguna karena bahasa Inggris
merupakan bahasa internasional.
PPKN berguna dalam bidangnya sendiri.
Mengapa kita harus mengurus tugas-tugas kenegaraan padahal
sudah ada pengurusnya dari bidang-bidangnya sendiri dan undang-undang dasar
1945 sudah ada tidak perlu dihafalkan yang kedua siswa di bebani oleh semua
tugas dan PR tugas akan membuat siswa keberatan capek dan kesal untuk sekolah.
Sekolah seharusnya menyenangkan. Dengan adanya tugas siswa
justru semakin malas, karena jika mereka melihat tugas mereka seperti terpaksa
untuk mengerjakannya dan saat tugas banyak-banyak itu akan menjadikan siswa
merasa bebas dan senang, akan tetapi karena mereka terbiasa mengerjakan tugas
tugas itu menjadi kebiasaan mereka.
Jadi kalau tidak ada
tugas mereka tidak akan belajar dan menjadi malas jadi sarannya 1 minggu
dibatasi jumlah tugasnya seperti satu hari satu atau satu minggu lima
tugas
Yang ketiga, masalah peminatan siswa siswa seharusnya dapat
memilih pelajaran atas minatnya sendiri.
Sarannya kelas yang bergerak. Guru yang diam. Setiap
pelajaran teman siswa berbeda-beda. Siswa dapat memilih guru. Siswa dapat
memilih pelajaran . Guru yang paling banyak siswa berarti hebat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar