Rabu, 28 Agustus 2019

PENDIDIKAN INDONESIA AMBURADUL.


PENDIDIKAN INDONESIA AMBURADUL.

Pertama apa gunanya pelajaran agama hanya teori dan penerapannya sekitar 50% digunakan. Pelajaran TIK penting karena sudah zaman maju dan menggunakan sistem online dan berbagai macam teknologi.
Sejarah penting hanya dasarnya saja. Mengapa kita harus melihat masa lalu, tetapi tidak mengira masa depan kita.
Bahasa Jepang penting hanya untuk jika kita pergi ke Jepang dan berbicara dengan orang-orang Jepang.  Bahasa Indonesia berguna 50% dalam dasar dan penerapan. Matematika minat. Mengapa kita harus menghitung garis melengkung dan persamaan-persamaan yang sepertinya tidak akan digunakan di  kehidupan. PJOK di gunakan untuk penerapan.
Prakarya berguna sebagai alternatif saja. Sedangkan Bahasa Daerah berguna dalam daerahnya sendiri-sendiri, Zaman sekarang, orang biasanya melupakan khas daerahnya sendiri.
Pelajaran fisika, mengapa kita harus menghitung kecepatan motor apabila sudah ada ada di speedometer di motor. Mengapa kita juga harus menghitung buah jatuh dari pohon, sepertinya orang kurang kerjaan aja. Menghitung air tumpah, ngitung tekanan ikan dan hal-hal yang yang sepele lainnya.
Matematika wajib menghitung persamaan pertidaksamaan dan nilai mutlak. Apa gunanya dalam kehidupan ekonomi pelajaran yang mengajarkan kita tentang manajemen rumah tangga adalah pelajaran yang cukup penting.  Kimia Mengapa kita harus memperhatikan atom-atom kecil yang Bahkan kita tidak bisa lihat apa gunanya dalam kehidupan.
Seni budaya pelajaran untuk mengembangkan kreativitas siswa dan berguna dalam penerapannya saja.
 Biologi Mengapa kita harus mempelajari secara detail tentang setiap hewan tumbuhan dan manusia. Biologi sedikit berguna dalam teori teorinya. 
Bahasa Inggris banyak berguna karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional.
PPKN berguna dalam bidangnya sendiri.
Mengapa kita harus mengurus tugas-tugas kenegaraan padahal sudah ada pengurusnya dari bidang-bidangnya sendiri dan undang-undang dasar 1945 sudah ada tidak perlu dihafalkan yang kedua siswa di bebani oleh semua tugas dan PR tugas akan membuat siswa keberatan capek dan kesal untuk sekolah.  
Sekolah seharusnya menyenangkan. Dengan adanya tugas siswa justru semakin malas, karena jika mereka melihat tugas mereka seperti terpaksa untuk mengerjakannya dan saat tugas banyak-banyak itu akan menjadikan siswa merasa bebas dan senang, akan tetapi karena mereka terbiasa mengerjakan tugas tugas itu menjadi kebiasaan mereka.
 Jadi kalau tidak ada tugas mereka tidak akan belajar dan menjadi malas jadi sarannya 1 minggu dibatasi jumlah tugasnya seperti satu hari satu atau satu minggu lima  tugas
Yang ketiga, masalah peminatan siswa siswa seharusnya dapat memilih pelajaran atas minatnya sendiri.
Sarannya kelas yang bergerak. Guru yang diam. Setiap pelajaran teman siswa berbeda-beda. Siswa dapat memilih guru. Siswa dapat memilih pelajaran . Guru yang paling banyak siswa berarti hebat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kordinator

  Parang. Simbul Widarto  Lembeyan Yusuf Nguntoronadi Triyono Takeran Hanif  Gorang gareng. Pur Bendo Samsiati  Maospati Yuli Barat A. Warno...